Pusat Studi Pesantren UIN KHAS Jember Dorong Kemandirian Pesantren Lewat Daur Ulang Sampah

Home >Berita >Pusat Studi Pesantren UIN KHAS Jember Dorong Kemandirian Pesantren Lewat Daur Ulang Sampah
Pusat Studi Pesantren UIN KHAS Jember Dorong Kemandirian Pesantren Lewat Daur Ulang Sampah
Preview

Media Center – Pusat Studi Pesantren LP2M UIN KHAS Jember menggandeng Barisan Bu Nyai Nusantara (BNN) Jember menggelar webinar pengelolaan sampah, Kamis (30/7). Acara yang digelar secara daring via Zoom Meeting tersebut mengusung tema Best Practice Pengelolaan Sampah di Pesantren: Penguatan Ekoteologi dan Ekonomi Sirkular.

Kegiatan ini diikuti antusias oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari mahasiswa, akademisi, santri, pengurus, hingga pengasuh pesantren se-Jawa Timur.

Tujuan utama kegiatan ini tak lain untuk mengubah pola pikir masyarakat pesantren terhadap sampah. Sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah yang merusak pemandangan, melainkan sumber daya bernilai ekonomi jika dikelola lewat konsep ekonomi sirkular.

Ketua BNN Jember, Nyai Hj. Najmah Fairuz, S.Psi., M.Pd., menegaskan pentingnya peran santri, musyrif, dan musyrifah sebagai agen perubahan (agent of change). Menurutnya, tumpuan harapan perubahan lingkungan ada di tangan para santri.

"Santri tidak boleh hanya bisa mengajar mengaji atau menjadi imam salat saja. Namun, harus mampu membawa manfaat nyata dan perubahan positif saat terjun di masyarakat," tegas Nyai Najmah. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengapresiasi langkah UIN KHAS Jember yang responsif mengawal isu lingkungan.

Senada, Kepala Pusat Studi Pesantren LP2M UIN KHAS Jember, Dr. Moh. Nor Afandi, M.Pd.I., menyampaikan bahwa pesantren memiliki tanggung jawab moral menjaga kelestarian alam. Langkah ini merupakan wujud ekoteologi, yaitu mengimplementasikan nilai agama dalam tindakan nyata menjaga bumi.

"Pengelolaan sampah adalah bentuk amanah kita sebagai khalifah di muka bumi. Lewat ekonomi sirkular, sampah diubah menjadi barang bermanfaat dan punya nilai jual," ungkap Dr. Afandi.

Webinar yang dihadiri langsung Ketua LP2M UIN KHAS Jember, Dr. Zainal Abidin, M.Si., ini menghadirkan dua pemateri kawakan. Yakni Direktur Krapyak Peduli Sampah, Ustaz Andika Muhammad Nuur, dan Direktur Bank Sampah Tebuireng, Ustaz Ahmad Faozan, S.H.I., M.H. Keduanya membeberkan jurus sukses mengelola sampah mandiri di lingkungan pesantren hingga bernilai ekonomis.

Penulis: Nurul Yaqin

Editor: Moh. Nor Afandi


Tag : Berita Terkini

Diposting Pada : 1 Agustus 2026, 07:18 | Oleh : Admin LP2M
Dilihat : 172