Gandeng Bank Sampah Induk Bondowoso, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Inisiasi Bank Sampah di Desa Sumbersuko

Media
Center – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 74 Universitas
Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember melaksanakan program
kerja bertajuk "Sosialisasi Bank Sampah: Dari Sampah Menjadi Rupiah"
di Balai Desa Sumbersuko Rabu (29/7/2026), Kecamatan Curahdami, Kabupaten
Bondowoso.
Kegiatan
ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN Posko 74 dengan Bank Sampah
Induk Bondowoso sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap
pengelolaan sampah sekaligus membentuk Bank Sampah Desa Sumbersuko.
Kegiatan
diawali dengan sambutan dari Koordinator Desa (Kordes) KKN Posko 74 yang
menyampaikan bahwa program Bank Sampah merupakan salah satu program kerja
unggulan yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai
pentingnya pengelolaan sampah sejak dari rumah.
Melalui
program ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat Desa Sumbersuko mampu mengubah
cara pandang terhadap sampah, dari yang semula dianggap sebagai limbah menjadi
sumber daya yang memiliki nilai ekonomi serta mendukung terciptanya lingkungan
yang bersih dan sehat.
Dalam
sambutannya, Kepala Desa Sumbersuko menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh
terhadap program kerja mahasiswa KKN Posko 74. Menurut beliau, program
pembentukan Bank Sampah merupakan program yang sangat baik karena memberikan
manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi langkah nyata dalam menjaga
kebersihan lingkungan desa.
Beliau
juga menekankan kepada seluruh kepala dusun agar turut bertanggung jawab
menggerakkan dan mendampingi masyarakat di wilayah masing-masing sehingga
program Bank Sampah dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.
Materi
sosialisasi disampaikan oleh Yuliana, Ketua Bank Sampah Ceria Mandiri sekaligus
pengelola Bank Sampah Induk Bondowoso dan pegiat lingkungan hidup. Sebagai
mitra kolaborasi dalam kegiatan ini, beliau memaparkan pentingnya penerapan
sistem bank sampah sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Menurutnya,
sampah yang dipilah dan dikelola dengan baik tidak hanya mampu mengurangi
pencemaran lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dapat
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain
itu, beliau juga menjelaskan tahapan pembentukan dan pengelolaan bank sampah
agar dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga Bank Sampah Desa Sumbersuko
nantinya mampu beroperasi secara mandiri.
Sebagai
tindak lanjut dari kegiatan tersebut, dilakukan pembentukan Bank Sampah Desa
Sumbersuko sebagai wadah bagi masyarakat dalam memilah, mengumpulkan, dan
mengelola sampah secara terorganisir.
Kehadiran
bank sampah ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap
lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi melalui pengelolaan sampah yang
bernilai.
Melalui
kolaborasi antara Mahasiswa KKN Posko 74 UIN KHAS Jember, Pemerintah Desa
Sumbersuko, dan Bank Sampah Induk Bondowoso, diharapkan program ini dapat
menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan serta mewujudkan
sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Desa Sumbersuko.
Penulis:Posko
74
Tag : Berita Terkini