PSGA Ajak Mahasiswa Baru UIN KHAS Jember Ciptakan Kampus Aman dan Bebas Kekerasan

Jember, 19 Agustus 2025 Ratusan mahasiswa baru Universitas Islam
Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember mengikuti kegiatan
Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 di Business Education
Center (BEC) Gedung B, Selasa (19/8). Dalam kegiatan ini, Pusat Studi Gender
dan Anak (PSGA) menegaskan komitmen kampus membangun lingkungan belajar yang
aman, damai, dan bebas dari kekerasan.
Kepala PSGA, Alfisyah Nur Hayati, M.Pd., menekankan
pentingnya pemahaman gender serta pencegahan kekerasan seksual di kalangan
mahasiswa baru. “Generasi Gen Z harus paham isu global terkait kekerasan
seksual. Pengetahuan ini penting agar mereka mampu menjaga diri sekaligus
menciptakan budaya saling menghargai. Kampus adalah rumah belajar, bukan ruang
untuk bullying atau kekerasan,” ujarnya.
Materi dari PSGA menjadi salah satu agenda utama PBAK
2025. Selain PSGA, sejumlah unit kampus lain seperti Bagian Akademik,
Perpustakaan, Unit Pengembangan Bahasa, dan Satuan Pengawas Internal turut
memberikan pembekalan. Namun, isu pencegahan kekerasan seksual dan bullying
terbukti paling menyita perhatian peserta.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, dengan
mahasiswa baru antusias melontarkan pertanyaan. Salah seorang peserta
mengungkapkan, “Materinya membuka wawasan kami, sekaligus menguatkan
komitmen untuk menjaga lingkungan kampus tetap sehat.”
Menurut panitia, memasukkan isu pencegahan kekerasan
seksual sejak awal orientasi mahasiswa merupakan bentuk kepedulian kampus. “Sejak
hari pertama, mahasiswa harus paham bahwa UIN KHAS Jember menjunjung tinggi
nilai penghormatan dan menolak segala bentuk kekerasan,” kata perwakilan
panitia.
Dengan langkah ini, UIN KHAS Jember berharap mahasiswa
baru tidak hanya siap menghadapi dunia akademik, tetapi juga tumbuh sebagai
generasi kritis, peduli, dan berkarakter.(IKA)
Tag : Berita Terkini