Fenomena: Journal of the Social Studies Bersiap Mengajukan Indeksasi Scopus

Home >Berita >Fenomena: Journal of the Social Studies Bersiap Mengajukan Indeksasi Scopus
Fenomena: Journal of the Social Studies Bersiap Mengajukan Indeksasi Scopus
Preview

Pendampingan jurnal LP2M UIN KHAS Jember untuk persiapan pengajuan indeksasi ke Scopus digelar secara daring melalui Zoom pada Selasa, 20 Agustus 2025. Belasan pengelola jurnal LP2M hadir sebagai peserta. Yang didapuk sebagai narasumber adalah Dr. Muhammad Chairul Huda, Editor in Chief Ijtihad Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan UIN Salatiga.

Kepala Pusat Jurnal dan Penerbitan, Riayatul Husnan, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah evaluasi persiapan jurnal Fenomena yang rencananya akan diajukan indeksasi Scopus pada November tahun ini. Narasumber yang dihadirkan adalah orang yang berpengalaman mengantarkan jurnal terindeks Scopus.

“Sejauh yang saya ketahui, Pak Dr. Muhammad Chairul Huda telah mengantarkan sedikitnya dua jurnal di UIN Salatiga terindeks Scopus, yaitu Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies dan Ijtihad Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan UIN Salatiga. Dua-duanya Q1. Mudah-mudahan, jurnal Fenomena juga diantarkan Pak Huda ke Scopus,” ungkapnya.

Dr. Chairul Huda memberikan pujian sekaligus catatan perbaikan. “Dalam pengamatan saya, jurnal Fenomena sudah jauh lebih baik daripada tahun lalu. Sudah banyak yang diperbaiki. Namun demikian, ada beberapa hal yang harus dibenahi baik secara teknis-manajerial maupun substansi artikel,” katanya.

Di antara yang perlu dibenahi, lanjut Dr. Huda, adalah Focus and Scope, diversitas Dewan Editor internasional khususnya dari Eropa dan Amerika Serikat, sebaran afiliasi penulis luar negeri terutama dari Eropa dan Amerika, serta substansi artikel.

“Khusus Focus and Scope, saya menyarankan agar Focus and Scope Fenomena berbeda dengan jurnal-jurnal lain yang sudah terindeks di Scopus. Harus ada pembeda tersendiri. Jangan sampai Focus and Scope sama persis (plek-ketiplek, Jawa) dengan jurnal yang lebih dulu terindeks Scopus,” paparnya.

Dikonfirmasi di kantornya, Ketua LP2M UIN KHAS Jember Dr. Zainal Abidin mengapresiasi inisiatif pendampingan Fenomena. Menurutnya, evaluasi menyeluruh dari narasumber berpengalaman menjadi fondasi penting dalam memperkuat kesiapan pengajuan indeksasi Scopus.

“Apresiasi yang diberikan narasumber kepada perbaikan jurnal Fenonena menunjukkan sesuatu yang sangat positif, namun catatan teknis dan substansial yang disampaikan khususnya soal Focus and Scope, diversitas dewan redaksi internasional, dan penguatan substansi artikel akan langsung ditindaklanjuti agar proses pengajuan bulan November memiliki peluang sukses lebih besar,” tegasnya. [Alfan]


Tag : Pendidikan

Diposting Pada : 20 Agustus 2025, 07:13 | Oleh : Zainal Abidin
Dilihat : 225