Perkuat Pengarusutamaan Gender, LP2M UIN KHAS Jember Gelar Pelatihan Paralegal

Media Center –
Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember terus
menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesetaraan gender di lingkungan
kampus. Memegang status Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG) kategori Madya
pada tahun 2026, kampus Islam terbesar di Jember ini menggelar Kegiatan
Peningkatan Kapasitas Paralegal dan Gender Focal Point PUG.
Acara yang berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat (13–14/8),
bertempat di Hotel Bintang Mulia Jember tersebut dibuka langsung oleh Ketua
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN KHAS Jember, Dr.
Zainal Abidin, M.Si.
Dalam sambutannya, Dr. Zainal menekankan pentingnya mengawal isu
keadilan gender secara kolektif. Menurutnya, pengarusutamaan gender (PUG) bukan
semata-mata tugas Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), melainkan tanggung jawab
bersama seluruh elemen akademik.
"Penguatan isu keadilan gender ini adalah kepentingan seluruh
civitas akademika kampus, bukan hanya tugas PSGA semata. Melalui kegiatan ini,
kita ingin meningkatkan kemampuan dalam menangani berbagai problematika
pengarusutamaan gender di lingkungan universitas," tegas Dr. Zainal
Abidin.
Pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta yang terdiri dari unsur dosen
dan tenaga kependidikan (tendik) dari berbagai fakultas, unit, hingga lembaga
di lingkungan UIN KHAS Jember.
Tak main-main, LP2M menghadirkan dua pakar yang juga penggerak dari Selaras.or.id,
yakni Dini Anitasari Sabaniah dan Fitria Villa Sahara. Selama pelatihan,
peserta dibekali materi seputar praktik terbaik (best practice)
penanganan isu gender serta strategi penyusunan kebijakan yang inklusif.
Kegiatan ini diproyeksikan tidak sekadar menjadi agenda seremoni atau
sekadar pemenuhan program kerja. Lebih dari itu, pelatihan dirancang untuk
menghasilkan output dan outcome yang nyata, salah satunya merumuskan Petunjuk
Teknis (Juknis) atau draf kebijakan operasional.
Juknis tersebut nantinya siap dieksekusi di tingkat fakultas, unit,
maupun lembaga guna memperkuat pelaksanaan PUG di seluruh lini kampus.
Langkah responsif ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi menyeluruh
serta pemetaan tindak lanjut kampus. Sebab, setelah berhasil menyabet kategori
Madya pada 2026, UIN KHAS Jember memancangkan target tinggi: menembus PTRG
kategori Utama dalam dua tahun ke depan.
Melalui sinergi antara paralegal dan gender focal point yang
makin terampil, UIN KHAS Jember optimistis dapat menciptakan lingkungan kampus
yang semakin aman, adil, dan responsif gender.
Penulis: Nurul Yaqin
Editor: Moh. Nor Afandi
Tag : Berita Terkini