Gelar Pendampingan Eco-Pesantren dan Launching Buku, LP2M UIN KHAS Jember Gandeng PP Raudlatul Ulum

Media Center – Lembaga
Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN KHAS Jember terus
menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan penguatan
literasi. Melalui Pusat Studi Pesantren dan Pusat Moderasi Beragama, LP2M
menggelar kegiatan pendampingan Eco-Pesantren sekaligus meluncurkan buku di
Masjid Al Istijabah, Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Ledokombo, Jember, Rabu
(19/8/2026).
Dua agenda
besar tersebut dihadiri langsung oleh Ketua LP2M UIN KHAS Jember Dr. Zainal
Abidin, M.Si., Kepala Pusat Studi Pesantren Dr. Moh. Nor Afandi, M.Pd.I., serta
Kepala Pusat Moderasi Beragama Dr. H. Shoni Rahmatullah Amrozi, M.Pd.I. Acara
ini disambut antusias oleh jajaran pengasuh, dewan pengurus, hingga para santri
PP Raudlatul Ulum.
Dalam
pendampingan tersebut, konsep Eco-Pesantren diperkenalkan sebagai solusi
praktis pengelolaan sampah di lingkungan pondok. Salah satu fokus utamanya
adalah menekan penggunaan plastik sekali pakai serta mengoptimalkan pemanfaatan
barang bekas yang masih layak guna.
Kepala Pusat
Studi Pesantren, Dr. Moh. Nor Afandi, M.Pd.I., menegaskan bahwa gerakan ini
bertujuan mendorong pesantren agar terlibat aktif mengatasi kerusakan alam,
khususnya persoalan darurat sampah. "Jika semua pondok pesantren
bergandengan tangan, pesantren akan menjadi kekuatan sosial yang luar biasa
dalam mendampingi masyarakat menyelesaikan isu lingkungan hidup,"
ungkapnya.
Sementara itu,
Ketua LP2M UIN KHAS Jember, Dr. Zainal Abidin, M.Si., menyampaikan bahwa
program Eco-Pesantren merupakan instruksi Kementerian Agama di bawah arahan
Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar yang berfokus pada ekoteologi dan penguatan
moderasi beragama.
Langkah ini
merespons data Kementerian Lingkungan Hidup yang menunjukkan baru 33 persen
sampah di Indonesia yang terkelola, sementara 66 persen sisanya—yang mayoritas
berasal dari sampah rumah tangga—belum terolah dengan baik.
Selain agenda
lingkungan, kegiatan ini juga diwarnai peluncuran buku karya Dr. H. Shoni
Rahmatullah Amrozi, M.Pd.I. bertajuk Ketika Langit Lebih Didengar Daripada
Manusia: KH. Abdus Shomad Misrai dan Mata Batin Yang Menuntun.
Zainal Abidin
memberikan apresiasi tinggi atas produktivitas Dr. Shoni yang telah melahirkan
belasan karya dalam tiga tahun terakhir. "Produktivitas ini mendapat
apresiasi positif, baik di lingkungan civitas akademika kampus maupun di
tingkatan Kementerian Agama," pungkasnya.
Penulis: Nurul
Yaqin
Editor: Moh.
Nor Afandi
Tag : Berita Terkini