Pemberdayaan PKK Desa Sumberkencono Melalui Pelatihan Pembuatan Kecap Kulit Pisang

Home >Berita >Pemberdayaan PKK Desa Sumberkencono Melalui Pelatihan Pembuatan Kecap Kulit Pisang
Pemberdayaan PKK Desa Sumberkencono Melalui Pelatihan Pembuatan Kecap Kulit Pisang
Preview

Media Center – Limbah kulit pisang yang biasanya berakhir di tempat sampah kini disulap menjadi produk bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Langkah inovatif ini diusung oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 48 UIN KHAS Jember melalui kegiatan Sosialisasi Pembuatan Kecap dari Limbah Kulit Pisang bertajuk “Mengurangi Limbah Sampah Organik”.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (25/07/2026) di Kantor Desa Sumberkencono ini dihadiri oleh 32 orang ibu-ibu PKK Desa Sumberkencono. Selama 1,5 jam—dimulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIB—para peserta tampak antusias menyimak setiap tahapan edukasi yang dibawakan oleh 12 orang panitia mahasiswa KKN.

Latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini berangkat dari keprihatinan atas banyaknya limbah kulit pisang yang dibuang begitu saja tanpa dimanfaatkan. Padahal, jika diolah dengan tepat, kulit pisang dapat menjadi bahan baku pembuatan kecap yang bernilai jual.

Hadir sebagai narasumber, Mamluatul Jamilah dan Nurhamidah, memaparkan materi sekaligus membagikan tips praktis seputar pemanfaatan limbah organik tersebut.

“Kulit pisang dapat diolah menjadi kecap yang bermanfaat dan berpotensi menjadi peluang usaha masyarakat,” tegas Mamluatul Jamilah di hadapan para peserta.

Acara diawali dengan pembukaan resmi, dilanjutkan dengan penayangan video edukasi dan pemaparan langkah-langkah praktis pembuatan kecap dari kulit pisang. Setelah penyampaian materi utama, suasana semakin hidup saat memasuki sesi tanya jawab dan tes rasa (testimoni produk).

Panitia juga memfasilitasi kegiatan dengan menyediakan bahan praktik, sampel produk kecap kulit pisang, serta materi sosialisasi yang lengkap. Antusiasme peserta terlihat jelas ketika mereka mencicipi langsung produk kecap hasil olahan tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan kami dalam mengolah limbah organik,” ungkap salah satu peserta dari perwakilan Ibu-ibu PKK Desa Sumberkencono.

Penulis: Posko 48


Tag : Berita Terkini

Diposting Pada : 26 Juli 2026, 10:17 | Oleh : Admin LP2M
Dilihat : 167