Menembus Dingin Songgon: Nobar Final Piala Dunia 2026 Rekatkan Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Warga Parangharjo

Home >Berita >Menembus Dingin Songgon: Nobar Final Piala Dunia 2026 Rekatkan Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Warga Parangharjo
Menembus Dingin Songgon: Nobar Final Piala Dunia 2026 Rekatkan Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Warga Parangharjo
Preview

Media Center – Dinginnya angin malam di kawasan lereng pegunungan Kecamatan Songgon tidak menyurutkan semangat ratusan warga Desa Parangharjo. Senin dini hari, atmosfer hangat justru tercipta di posko mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember.

Kolaborasi antara Mahasiswa KKN Posko 24 dan warga setempat sukses menggelar acara nonton bareng (nobar) laga pamungkas Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Spanyol.

Sejak malam belum memuncak, warga dari berbagai usia dan latar belakang mulai memadati lokasi. Berbekal tikar dan kopi hangat, mereka siap saksi hidup rivalitas dua raksasa sepak bola dunia tersebut.

Koordinator Posko 24 KKN UIN KHAS Jember, Eky Ferliansyah, mengungkapkan bahwa agenda ini dirancang bukan sekadar untuk mencari hiburan, melainkan sebagai medium pencair suasana guna mempererat asimilasi mahasiswa dengan masyarakat setempat.

"Kami ingin menciptakan ruang komunal yang organik. Sepak bola punya magis tersendiri untuk menyatukan kepala yang berbeda. Antusiasme luar biasa malam ini membuktikan bahwa lewat olahraga, sekat antara mahasiswa pendatang dan warga lokal bisa langsung melebur," tutur Eky di sela-sela riuhnya pertandingan.

Sepanjang 90 menit laga berjalan, sorak-sorai dan ketegangan silih berganti mewarnai jalannya nobar. Riuh tepuk tangan membahana setiap kali peluang emas tercipta. Di balik layar lebar, obrolan santai, diskusi taktik amatir, hingga candaan antar-pendukung tim membuat malam yang dingin menjadi penuh keakraban.

Inisiatif kreatif ini pun mendapat acungan jempol dari Pemerintah Desa Parangharjo. Pihak desa mengapresiasi kejelian mahasiswa KKN dalam memanfaatkan momen global menjadi ruang silaturahmi yang positif dan inklusif. Pemerintah desa berharap sinergi yang apik ini terus berlanjut pada program-program pemberdayaan berikutnya.

Bagi Posko 24 UIN KHAS Jember, nobar ini menjadi salah satu dari sekian portofolio program kemasyarakatan mereka. Melalui momen kebersamaan ini, mereka berharap masa pengabdian KKN tidak hanya diingat lewat program formal di bidang pendidikan atau infrastruktur, tetapi juga lewat kenangan hangat yang membekas di hati sanubari warga Parangharjo.

Penulis: Moh. Nala Jauhari Wafa (Pokso 24)


Tag : Berita Terkini

Diposting Pada : 20 Juli 2026, 14:23 | Oleh : Admin LP2M
Dilihat : 102