Birokrasi Gemuk Mulai Ditinggalkan, UIN KHAS Bangun Tata Kelola Layanan Berbasis AI secara Berkelanjutan

Home >Berita >Birokrasi Gemuk Mulai Ditinggalkan, UIN KHAS Bangun Tata Kelola Layanan Berbasis AI secara Berkelanjutan
Birokrasi Gemuk Mulai Ditinggalkan, UIN KHAS Bangun Tata Kelola Layanan Berbasis AI secara Berkelanjutan
Preview

Banyuwangi – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menggelar kegiatan evaluasi dan proyeksi program kerja di Hotel Hevest Banyuwangi, Jumat (21/11/2025). Kegiatan ini diikuti seluruh kepala pusat di LP2M yang berjumlah 11 pusat, staf, Tim TPID, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Ketua LP2M UIN KHAS Jember, Dr. Zainal Abidin, M.Si., memimpin jalannya diskusi dan rangkaian agenda evaluasi pada hari pertama. Forum ini menjadi ruang refleksi atas pelaksanaan program LP2M sepanjang 2025 sekaligus penyusunan proyeksi kerja untuk tahun 2026.

Pada hari kedua, Sabtu (22/11/2025), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi materi bertema pembangunan tata kelola layanan di UIN KHAS Jember yang disampaikan oleh Kepala Biro AUPK UIN KHAS Jember, Dr. H. Nawawi, M.Fil.I. Dalam paparannya, Pak Nawawi menjelaskan bahwa secara teori model birokrasi yang gemuk sudah mulai ditinggalkan karena dinilai kurang produktif. Ia menekankan pentingnya perubahan budaya kerja tenaga kependidikan (tendik), termasuk hal sederhana seperti membiasakan senyum dan bersikap ramah kepada pihak yang dilayani. “Para tendik harus belajar senyum, jangan merengut, karena bisa ditinggalkan oleh para pelanggan,” ujarnya.

Pak Nawawi juga mengulas Program SERASI di UIN KHAS Jember, yakni program pelayanan publik yang diresmikan pada Agustus 2025. SERASI merupakan akronim dari Senyum, Ramah, Sapa, Responsif, dan Solutif, yang menjadi spirit baru dalam standar layanan administrasi dan pelayanan akademik di lingkungan UIN KHAS Jember.

Lebih jauh, Pak Nawawi menegaskan bahwa pekerjaan ke depan yang dilakukan para tendik harus semakin berbasis teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). Saat ini, tata persuratan di UIN KHAS Jember telah menggunakan sistem Document Management System (DMS) untuk mempermudah pimpinan, dosen, mahasiswa, dan seluruh pihak yang berkepentingan dalam pengelolaan dokumen dan surat-menyurat. Transformasi berbasis AI dan DMS ini diharapkan dapat mendukung tata kelola yang lebih efektif, efisien, akuntabel, dan berkelanjutan di lingkungan UIN KHAS Jember.


Tag :

Diposting Pada : 22 November 2025, 21:06 | Oleh : Moh. Dasuki
Dilihat : 102