UIN KHAS Jember: Laboratorium Inklusif untuk Moderasi Beragama

Media Center – UIN KHAS Jember terus memperkuat
komitmennya sebagai pusat pengkajian dan praktik nyata kerukunan antarumat
beragama. Melalui Pusat Moderasi Beragama LP2M, kampus ini secara intensif
menyusun dan mengoordinasikan rencana strategis penguatan nilai-nilai moderasi
agama serta sosial budaya, baik di dalam lingkungan kampus maupun masyarakat
luas.
Langkah strategis ini diambil sebagai
bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan Asta Protas Kementerian Agama dan Dasa
Cita Rektor UIN KHAS Jember untuk menjadikan institusi tersebut sebagai Moderat
University.
Kepala Pusat Moderasi Beragama LP2M UIN
KHAS Jember, Dr. H. Shoni Rahmatullah Amrozi, M.Pd.I., menjelaskan bahwa
pimpinan kampus memiliki visi besar agar UIN KHAS Jember mampu menjadi
laboratorium moderasi beragama yang inklusif.
"Ini adalah tugas kita bersama
untuk mewujudkan kerukunan umat beragama sebagaimana yang pimpinan kampus
sampaikan, bahwa UIN KHAS Jember adalah moderat university," ujar
Dr. Shoni.
Ia menambahkan, UIN KHAS Jember memegang
peran strategis dan aktif dalam memperkuat kerukunan lintas agama melalui
berbagai inisiatif institusional dan kegiatan praktis.
Senada dengan hal itu, Ketua LP2M UIN
KHAS Jember, Dr. Zainal Abidin, M.Si., menyampaikan bahwa nilai-nilai moderasi
beragama harus selalu disuarakan. Hal ini bertujuan sebagai langkah preventif
terhadap konflik kerukunan umat beragama di Indonesia.
"Kami mengimbau kepada seluruh umat
beragama untuk tidak terprovokasi oleh pesan-pesan di media sosial yang
mengandung unsur pemecah belah kesatuan dan kerukunan umat," ujarnya.
Sebagai wujud nyata dari visi tersebut,
LP2M UIN KHAS Jember telah mengimplementasikan sejumlah program prioritas, di
antaranya:
- Laboratorium
Kerukunan dan Perdamaian
UIN KHAS Jember memposisikan diri sebagai pusat pengkajian dan praktik
nyata dalam merawat harmoni sosial serta perdamaian lintas iman.
- Dialog
dan Workshop Mitigasi Konflik
Secara berkala, universitas menyelenggarakan simulasi penanganan konflik
bernuansa agama. Salah satu contoh konkretnya adalah agenda "Dialog
Penanganan Konflik Antar Umat Beragama Berbasis Ekoteologi" yang
sukses melibatkan pemuka dan penganut agama Islam, Kristen, Katolik,
Hindu, Buddha, hingga aliran kepercayaan.
- Penguatan
Moderasi Beragama sebagai Prioritas Utama Melalui Pusat Moderasi Beragama,
kampus bergerak masif mencegah berkembangnya paham eksklusivisme,
radikalisme, hingga terorisme. Program ini menjadi prioritas nomor satu
Rektor guna menjalankan amanah Menteri Agama RI.
- Produksi
Literasi Lintas Iman:
Universitas berperan dalam membangun narasi perdamaian melalui karya
tulis. Salah satu capaian yang disebutkan adalah penerbitan buku
kolaboratif antaragama berjudul "Tuhan kita esa pencipta alam
semesta" sebagai hasil dari komunikasi lintas iman pada tahun
sebelumnya.
Melalui berbagai upaya ini, UIN KHAS
Jember hadir sebagai fasilitator dan penggerak utama dalam mengedukasi
masyarakat agar memandang perbedaan agama sebagai kekayaan bangsa yang harus
dijaga demi keutuhan NKRI.
Penulis : Nurul Yaqin
Editor : Moh. Nor Afandi
Tag : Berita Terkini