Rawat Kerukunan Desa, Pusat Moderasi Beragama UIN KHAS Jember Gaungkan Trilogi Ukhuwah

Media Center– Pusat Moderasi Beragama
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Kiai Haji Achmad
Siddiq (KHAS) Jember terus berkomitmen merawat kerukunan umat beragama di
tingkat akar rumput. Sebagai lembaga akademis, UIN KHAS Jember menggelar program
pendampingan intensif melalui skema "Kampung Moderasi & Griya Moderasi
Beragama" di sejumlah wilayah.
Program ini dirancang khusus sebagai
ruang dialog terbuka bagi warga desa. Melalui wadah ini, masyarakat dapat
saling berbagi pendapat, berdiskusi, hingga menyampaikan keluh kesah demi
mengantisipasi potensi gesekan agar tidak berkembang menjadi konflik yang
berkepanjangan.
Untuk tahun ini, Pusat Moderasi
Beragama menetapkan dua lokasi strategis sebagai pusat pelaksanaan program,
dengan jadwal sebagai berikut:
·
Balai Desa Sumberjati, Kecamatan
Silo: Berlangsung pada tanggal 8, 9, dan 21 Juni 2026.
·
KUA Kecamatan Kaliwates: Berlangsung
pada tanggal 22 dan 24 Juni 2026.
Kepala Pusat Moderasi Beragama UIN
KHAS Jember, Dr. H. Shoni Rahmatullah Amrozi, M.Pd.I., menjelaskan bahwa
rangkaian agenda ini merupakan manifestasi nyata dari visi kelembagaan yang
mereka usung. Ia menekankan bahwa program ini sama sekali tidak mengintervensi
ranah teologis masyarakat.
"Fokus utama dari pendampingan
ini bukanlah pada teologi masing-masing agama, melainkan pada cara pandang dan
interaksi terhadap sesama. Tujuannya jelas, agar tidak terjadi konflik atau
kekerasan di tengah masyarakat," ujar Dr. Shoni dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Dr. Shoni juga mengajak
seluruh peserta pendampingan untuk menghidupkan kembali konsep Trilogi Ukhuwah
yang diajarkan oleh pahlawan nasional sekaligus tokoh pemikir Islam, K.H.
Achmad Siddiq. Tiga pilar persaudaraan tersebut meliputi:
1. Ukhuwah
Islamiyah: Persaudaraan sesama umat Islam.
2. Ukhuwah
Wataniyah: Persaudaraan sebangsa dan setanah air, tanpa memandang sekat
perbedaan.
3. Ukhuwah
Basyariah (Insaniah): Persaudaraan universal sesama umat manusia.
Langkah proaktif dari sivitas
akademika ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala KUA Kaliwates, M. Saiful
Hadi, S.H., M.Sy. Dirinya mengaku sangat terbantu oleh dukungan nyata tersebut
dalam menggerakkan elemen masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kami bersyukur dan mengucapkan
terima kasih kepada UIN KHAS, khususnya LPPM, yang telah memberikan dukungan,”
ujarnya.
Melalui sinergi akademis dan
pendekatan humanis ini, UIN KHAS Jember berharap nilai-nilai moderasi dapat
mengakar kuat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa.
Penulis: Nurul Yaqin
Editor: Moh. Nor Afandi
Tag : Berita Terkini