Rajut Kolaborasi, Desa Pengarang Sambut Hangat Kehadiran Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember

Home >Berita >Rajut Kolaborasi, Desa Pengarang Sambut Hangat Kehadiran Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember
Rajut Kolaborasi, Desa Pengarang Sambut Hangat Kehadiran Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember
Preview

Media Center – Pemerintah Desa Pengarang secara resmi menerima 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Posko 44 dari Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Acara serah terima yang berlangsung khidmat ini digelar di Ballroom Navara, Bondowoso, pada Sabtu (04/07/2026), dengan dihadiri oleh jajaran perangkat desa setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pengarang, M. Muchlis, menyampaikan harapan besar agar program KKN ini menjadi ruang pertukaran nilai yang saling menguntungkan. Menurutnya, momentum ini merupakan kesempatan berharga bagi kedua belah pihak untuk saling berbagi manfaat.

"Warga desa bisa mendapatkan manfaat dari keilmuan yang dibawa mahasiswa, sebaliknya mahasiswa juga dapat menyerap ilmu kehidupan langsung dari masyarakat. KKN ini adalah momen nyata untuk merasakan 'kehidupan yang sebenarnya' sebagai bekal penting bagi masa depan mereka," ujar M. Muchlis.

Secara khusus, Kepala Desa juga meminta agar para mahasiswa aktif turun ke lapangan dan berinteraksi langsung dengan warga. Ia mengungkapkan bahwa masyarakat Desa Pengarang memiliki antusiasme dan rasa ingin tahu yang tinggi terkait kehadiran para mahasiswa di lingkungan mereka.

Prosesi penyerahan belasan mahasiswa ini dipimpin langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Posko 44, Dr. Moh. Nor Afandi, M.P.d.I. Uniknya, dalam sambutan yang didominasi menggunakan bahasa Madura tersebut, Dr. Afandi secara rendah hati menitipkan anak didiknya agar senantiasa dibimbing dan diarahkan oleh Kepala Desa serta perangkat setempat selama 40 hari ke depan.

"Kehadiran mahasiswa di sini utamanya adalah untuk belajar langsung dari masyarakat, sekaligus menyelaraskan teori akademik yang didapat di kampus dengan realitas di lapangan," tutur Dr. Afandi.

Ia juga berpesan kepada seluruh mahasiswa Posko 44 untuk selalu menjaga etika, menghormati adat istiadat lokal, serta menjauhi sikap sombong. Melalui kolaborasi yang kuat ini, pihak kampus berharap para mahasiswa dapat menyumbangkan pemikiran dan tenaga yang berdampak nyata bagi kemajuan dan perkembangan Desa Pengarang.

Penulis: Nurul Yaqin

Editor: Moh. Nor Afandi

 


Tag : Berita Terkini

Diposting Pada : 6 Juli 2026, 13:49 | Oleh : Admin LP2M
Dilihat : 167