Misi Pengabdian Masyarakat, Warek I Ingatkan Mahasiswa KKN Tak Sekadar Kejar Nilai

Home >Berita >Misi Pengabdian Masyarakat, Warek I Ingatkan Mahasiswa KKN Tak Sekadar Kejar Nilai
Misi Pengabdian Masyarakat, Warek I Ingatkan Mahasiswa KKN Tak Sekadar Kejar Nilai
Preview

Media Center – Sebanyak 1.075 mahasiswa UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember resmi diterjunkan ke tengah-tengah masyarakat dalam gelaran Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 2 Tahun 2026, Selasa (27/10). Acara yang digagas oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) ini berlangsung khidmat di Lantai 3 Gedung Kuliah Terpadu.

Sebelum prosesi pelepasan dimulai, suasana religius mewarnai ruangan lewat gema istighosah dan doa bersama. memanjatkan doa demi keselamatan, kelancaran, dan kesuksesan para mahasiswa selama menuntaskan misi pengabdian 40 hari di 70 desa sasaran.

Kegiatan pelepasan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan kampus, di antaranya Wakil Rektor I UIN KHAS Jember Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si., serta Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) Dr. H. Nawawi, M.Fil.I. Perwakilan dari tiap posko yang terdiri dari 5 mahasiswa hadir secara tatap muka mengikuti jalannya prosesi.

Dalam sambutannya, Ketua LP2M UIN KHAS Jember, Dr. Zainal Abidin, M.Si., memberikan imbauan penting terkait etika bermasyarakat. Pihaknya mewajibkan para peserta untuk senantiasa menjaga tutur kata dan mengutamakan bahasa lokal yang santun agar mudah diterima warga.

"Jangan ada sikap menggurui warga desa. Mahasiswa harus bergerak cepat berkolaborasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, alumni, pelaku usaha, hingga lembaga setempat. KKN yang sukses adalah KKN yang mampu menghadirkan kolaborasi harmonis dan melahirkan program kerja berkelanjutan," tegas Dr. Zainal Abidin.

Sementara itu, Wakil Rektor I UIN KHAS Jember, Prof. Dr. M. Khusna Amal, S.Ag., M.Si., memberikan arahan lugas dan terbuka. Berkaca dari evaluasi pelaksanaan KKN sebelumnya, ia mengingatkan mahasiswa akan potensi bahaya nyata di lapangan, mulai dari risiko kecelakaan lalu lintas hingga kasus kehilangan barang pribadi.

Guna mengantisipasi hal tersebut, Prof. Khusna memberikan instruksi tegas kepada para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). DPL dilarang keras hanya sekadar melepas mahasiswa di atas kertas, melainkan wajib mengantarkan langsung anak asuhnya ke lokasi pengabdian serta memastikan tempat tinggal (posko) mereka dalam kondisi benar-benar aman.

Tak berhenti di situ, Prof. Khusna juga menekan agar KKN tidak hanya dijadikan rutinitas formalitas demi menggugurkan kewajiban atau mengejar target nilai semata.

"KKN harus berbobot. Dosen dan mahasiswa kita dorong untuk melahirkan output nyata berupa publikasi karya ilmiah bereputasi, baik berbentuk buku, jurnal, maupun prosiding ilmiah," pungkas Prof. Khusna Amal.

Dengan bekal doa, etika sosial, dan pengawasan ketat dari pihak kampus, 1.075 mahasiswa UIN KHAS Jember kini siap mengukir pengabdian nyata dan membawa dampak positif bagi masyarakat di 70 desa.

Penulis: Nurul Yaqin

Editor: Moh. Nor Afandi


Tag : Berita Terkini

Diposting Pada : 27 Oktober 2026, 14:09 | Oleh : Admin LP2M
Dilihat : 49