LP2M UIN KHAS Jember Seleksi Ketat Proposal Riset Kolaboratif Mahasiswa-Dosen, Tekankan Integritas Akademik di Era AI

JEMBER – Pusat Penelitian LP2M Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar Presentasi dan Penilaian Substansi Proposal Penelitian Kolaboratif Mahasiswa dan Dosen Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat LP2M Lantai 2, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan seleksi proposal penelitian
kompetitif yang diajukan oleh mahasiswa bersama dosen pendamping. Selain
menilai kualitas substansi proposal, forum ini juga bertujuan memastikan
penguasaan materi penelitian oleh para pengusul sehingga penelitian yang
didanai memiliki kualitas akademik yang terjamin.
Kepala Pusat Penelitian LP2M UIN KHAS Jember, Dr. Moh. Dasuki, M.Pd.I.,
menjelaskan bahwa proses presentasi dilakukan sebagai instrumen penjaminan mutu
penelitian sekaligus upaya menjaga integritas akademik di tengah berkembangnya
penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia
pendidikan tinggi.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk menilai substansi dan penguasaan
proposal yang diajukan oleh mahasiswa bersama dosen. Langkah ini penting untuk
menjamin mutu hasil penelitian sekaligus menjaga integritas akademik mahasiswa
di tengah maraknya penggunaan AI dalam aktivitas akademik,” ujarnya.
Tahun ini, program penelitian kolaboratif mendapatkan respons yang cukup
tinggi dari sivitas akademika. Sebanyak 49 proposal dari lima fakultas
mengikuti proses seleksi awal. Setelah melalui tahapan verifikasi administrasi
dan evaluasi yang ketat, sebanyak 19 proposal dinyatakan lolos dan berhak
mempresentasikan gagasannya di hadapan reviewer.
Menurut Dasuki, kegiatan presentasi proposal tidak hanya berfungsi
sebagai sarana seleksi, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa
untuk meningkatkan kemampuan komunikasi akademik, mempertahankan argumentasi
ilmiah, dan menjelaskan urgensi penelitian yang akan dilakukan.
“Kami berharap ajang ini menjadi ruang pembelajaran yang baik bagi
mahasiswa untuk tampil lebih percaya diri dan profesional dalam menyampaikan
ide serta gagasan penelitiannya,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, LP2M menghadirkan reviewer Internal, Dr.
Mokhammad Miftakhul Huda, M.Pd.I.,akademisi, Direktur Rumah Jurnal LP2M dan sekaligus
Alumni dari Irwan Abdullah Scholar Foundation (IASF), untuk memberikan
penilaian dan masukan terhadap proposal yang dipresentasikan peserta.
Dalam arahannya, Huda menekankan pentingnya memastikan bahwa proposal
yang diajukan benar-benar dipahami dan dikuasai oleh mahasiswa sebagai
peneliti. Menurutnya, perkembangan teknologi AI harus dimanfaatkan secara
proporsional dan tetap berada dalam koridor etika akademik.
“Saya ingin memastikan bahwa proposal yang dipresentasikan benar-benar
dikuasai oleh mahasiswa. Penggunaan AI diperbolehkan sebagai alat bantu
akademik, tetapi harus dalam batas-batas etis. Yang tidak dapat ditoleransi
adalah fabrikasi data, manipulasi temuan, maupun bentuk pelanggaran integritas
akademik lainnya,” tegasnya.
Ia juga menyoroti tantangan penelitian di Indonesia yang masih
menghadapi persoalan rendahnya unsur kebaruan atau novelty. Banyak penelitian
yang dilakukan, menurutnya, masih berkutat pada tema-tema yang sama tanpa
menghadirkan perspektif baru yang signifikan.
“Berbagai kajian menunjukkan bahwa sebagian penelitian di Indonesia
masih miskin novelty dan kaya pengulangan. Karena itu, penelitian kolaboratif
antara mahasiswa dan dosen perlu didorong agar menghasilkan riset yang lebih
inovatif, kontekstual, dan memiliki kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu
pengetahuan maupun penyelesaian persoalan masyarakat,” ujarnya.
Melalui proses review substansi dan presentasi proposal ini, LP2M UIN
KHAS Jember berharap dapat menjaring proposal-proposal terbaik yang tidak hanya
memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu menghasilkan luaran penelitian
yang berkualitas, relevan, dan berdampak bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB tersebut menjadi bagian
dari komitmen LP2M UIN KHAS Jember dalam memperkuat budaya riset, meningkatkan
kualitas penelitian mahasiswa, serta membangun ekosistem akademik yang
menjunjung tinggi integritas, inovasi, dan kolaborasi.(Alf)
Tag : Ekonomi