LP2M Dorong Kompetisi Riset, Latif Fauzi Ajak Dosen Muda UIN KHAS Jember Menembus Ajang Nasional

Home >Berita >LP2M Dorong Kompetisi Riset, Latif Fauzi Ajak Dosen Muda UIN KHAS Jember Menembus Ajang Nasional
LP2M Dorong Kompetisi Riset, Latif Fauzi Ajak Dosen Muda UIN KHAS Jember Menembus Ajang Nasional
Preview

Jember – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menggelar pelatihan Penyusunan Proposal Nasional, Selasa (23/9/2025). Acara ini diikuti 40 dosen muda, terdiri dari asisten ahli dan calon dosen, yang antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hingga sore.

Pelatihan menghadirkan narasumber Prof. Dr. Muhammad Latif Fauzi, M.Si., M.A., akademisi muda alumni Belanda sekaligus penerima MoRA The Air Funds, program riset Indonesia Bangkit hasil kolaborasi Kementerian Agama dan LPDP. Kehadiran Latif Fauzi diharapkan menjadi pemantik semangat sekaligus inspirasi bagi dosen-dosen muda agar berani bersaing dalam ajang penelitian nasional.

Dalam sambutannya, Dr. Moh. Dasuki yang mewakili LP2M menyampaikan bahwa pelatihan ini sengaja menghadirkan sosok akademisi muda yang memiliki pengalaman internasional. “Kami datangkan Prof. Latif Fauzi karena beliau masih muda, alumni Laiden Belanda, dan penerima MoRA The Air Funds. Hemat kami, beliau dapat memberi inspirasi yang konstruktif untuk dosen-dosen muda agar ikut serta dalam ajang kompetitif di level nasional, sebagaimana harapan Pak Rektor,” ujarnya.

Meski kegiatan berbarengan dengan agenda wisuda sehingga pimpinan universitas tidak dapat hadir, semangat para peserta tidak surut. Mereka justru semakin bersemangat karena merasa mendapatkan kesempatan langka untuk berdiskusi langsung dengan narasumber berpengalaman di bidang riset nasional maupun internasional.

Di hadapan peserta, Latif Fauzi menegaskan bahwa riset yang dilakukan dosen harus memiliki daya saing sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa. “Proposal bukan sekadar untuk memenuhi kewajiban administratif, melainkan pintu masuk agar riset kita dapat berkompetisi di level nasional dan internasional. Riset yang berdaya saing harus sekaligus berdampak, baik secara akademik maupun sosial,” tegasnya.

Di sisi lain, LP2M juga tengah menyelenggarakan kegiatan serupa dengan skala berbeda, yakni Best Practice Penyusunan Proposal Internasional yang diikuti dosen dengan jabatan lektor dan lektor kepala. Kedua kegiatan ini menegaskan komitmen LP2M UIN KHAS Jember dalam mendorong budaya riset yang kompetitif, baik di level nasional maupun global.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dosen-dosen muda UIN KHAS Jember mampu melahirkan proposal penelitian yang berkualitas dan lolos kompetisi nasional. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengakselerasi kontribusi kampus dalam pembangunan ilmu pengetahuan, sekaligus memperkuat posisi UIN KHAS Jember sebagai kampus riset yang berdaya saing dan berdampak.(Afn)

 


Tag : Berita Terkini

Diposting Pada : 23 September 2025, 19:56 | Oleh : Moh. Dasuki
Dilihat : 121