Tiga Skema, LP2M UIN KHAS Jember Dorong Pengabdian kepada Masayarakat tahun 2025 Berbasis Dampak dan Inklusivitas

Home >Berita >Tiga Skema, LP2M UIN KHAS Jember Dorong Pengabdian kepada Masayarakat tahun 2025 Berbasis Dampak dan Inklusivitas
Tiga Skema, LP2M UIN KHAS Jember Dorong Pengabdian kepada Masayarakat tahun 2025 Berbasis Dampak dan Inklusivitas
Preview

Jember, 11 April 2025 – Mengawali kembali aktivitas akademik pasca libur panjang Idulfitri, Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menyelenggarakan sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Pengabdian kepada Masyarakat Dana BOPTN tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat pagi (11/4), pukul 08.00–09.15 WIB.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua LP2M, para guru besar, gugus mutu fakultas, perwakilan jurusan, dan dosen dari berbagai fakultas di lingkungan UIN KHAS Jember. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai skema pengabdian BOPTN 2025, sekaligus menekankan pentingnya outcome dari setiap kegiatan pengabdian.

Dalam sambutannya, Dr. Zainal Abidin, M.Si., Ketua LP2M, menegaskan bahwa meskipun tahun ini terjadi efisiensi anggaran, pemerintah tetap menyediakan peluang yang signifikan untuk pengabdian. Ia menjelaskan bahwa pendanaan berasal dari dua sumber utama: DIKTIS dan anggaran PTKIN. Dana dari DIKTIS sebagian diperuntukkan khusus bagi dosen di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), dan sebagian lainnya dapat diakses oleh dosen PTKIN. Adapun anggaran dari UIN KHAS Jember dialokasikan khusus untuk dosen internal UIN.

“Mohon diperiksa betul sebelum upload agar tidak salah kamar,” ujar Dr.Zainal mengingatkan para dosen agar teliti dalam mengunggah proposal ke sistem. Ia juga menyampaikan bahwa tahun ini terjadi peningkatan kuota judul yang didanai, yakni dari 15 judul pada tahun 2024 menjadi 20 judul pada tahun 2025.

“Bantuan ini sifatnya kompetitif. Yang menentukan bukan asumsi kita sendiri, tetapi kualitas proposal yang dinilai oleh reviewer eksternal dari PTKIN lain. Jangan merasa paling baik, karena kualitas proposal sepenuhnya di tangan reviewer,” tegasnya.

Ia juga menghimbau para dosen untuk segera memastikan akun Litapdimas mereka telah tersinkronisasi dengan baik dan tidak menunggu hingga hari terakhir untuk submit proposal.

Selanjutnya, Dr. Ubaidillah Afif, M.Pd.I., Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat, memaparkan isi Juknis secara detail. Ia menekankan bahwa setiap kegiatan pengabdian harus berorientasi pada outcome yang jelas dan berdampak, sembari merefleksi hasil monitoring dan evaluasi (monev) tahun 2024 yang menunjukkan pentingnya peningkatan mutu pelaporan dan luaran.

Tahun ini, terdapat tiga skema utama pengabdian yang ditawarkan. Pertama, Pengabdian kepada Masyarakat berbasis Program Studi, yang menargetkan luaran berupa publikasi di jurnal terakreditasi Sinta 5. Kedua, Pengabdian berbasis Lembaga Pendidikan, Keagamaan, Kemasyarakatan, dan Moderasi Beragama, dengan luaran yang diharapkan adalah publikasi di jurnal Sinta 3. Dan ketiga, Pengabdian berbasis isu Ramah Anak, Gender, dan Difabel, yang ditujukan untuk menghasilkan output dalam bentuk artikel jurnal Sinta 4. Masing-masing skema mendapatkan alokasi bantuan dana sebesar Rp 20.000.000 untuk setiap judul.

Pendaftaran proposal akan dibuka mulai 21 April hingga 21 Mei 2025 melalui platform Litapdimas. Para dosen diharapkan segera mempersiapkan proposal sesuai ketentuan dan kriteria yang telah dijelaskan.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan teknis dari peserta seputar proposal dan manajemen luaran pengabdian.Rzl


Tag :

Diposting Pada : 11 April 2025, 08:18 | Oleh : Admin
Dilihat : 350