Produktivitas Publikasi Dosen UIN KHAS Jember Meningkat Hingga 2024, Data 2025 Masih Berlangsung

Home >Berita >Produktivitas Publikasi Dosen UIN KHAS Jember Meningkat Hingga 2024, Data 2025 Masih Berlangsung
Produktivitas Publikasi Dosen UIN KHAS Jember Meningkat Hingga 2024, Data 2025 Masih Berlangsung
Preview

JEMBER, LP2M — Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali menunjukkan kiprah akademiknya di ranah publikasi ilmiah internasional dan nasional. Berdasarkan rekapitulasi data publikasi dosen dari akun SINTA dan Scopus, lembaga ini mencatat dinamika menarik dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2021–2025). Empat indeks utama Scopus, Web of Science (WoS), Garuda, dan Google Scholar mencerminkan variasi kontribusi dosen dalam publikasi ilmiah lintas level. 

Dari hasil pengumpulan data, jumlah publikasi dosen UIN KHAS Jember yang terindeks Scopus mencapai 147 artikel selama periode tersebut. Sementara itu, publikasi pada WoS berjumlah 23 artikel, Garuda sebanyak 953 artikel, dan Google Scholar mendominasi dengan 4.880 artikel. Data ini menunjukkan bahwa aktivitas riset dosen tidak hanya berkembang di tingkat internasional, tetapi juga produktif di forum nasional dan repositori terbuka.

Jika ditinjau per tahun, publikasi dosen UIN KHAS Jember menunjukkan fluktuasi yang menggambarkan dinamika riset di lingkungan kampus. Pada tahun 2021, tercatat total 1.182 artikel dari seluruh indeks. Angka ini meningkat pada 2022 menjadi 1.356 artikel, dan mencapai puncak pada 2023 dengan 1.486 artikel. Tahun 2024 mengalami sedikit penurunan menjadi 1.424 artikel, sedangkan 2025 masih berlangsung dengan data sementara sebanyak 555 artikel.

Dalam kategori Scopus, UIN KHAS Jember menunjukkan tren positif sejak 2021. Sebanyak 29 artikel berhasil terbit di jurnal internasional bereputasi pada tahun pertama, diikuti 28 artikel pada 2022, lalu meningkat tajam menjadi 36 artikel pada 2023. Meskipun terjadi penurunan tipis pada 2024 (34 artikel), capaian ini masih mencerminkan konsistensi produktivitas riset yang cukup baik. Data tahun 2025 (20 artikel) masih bersifat parsial dan dapat meningkat seiring waktu.

Untuk Web of Science (WoS), publikasi mulai muncul pada tahun 2022 dengan 8 artikel, kemudian stabil pada 2023 dengan jumlah yang sama. Tahun 2024 mengalami penurunan menjadi 6 artikel, sedangkan pada 2025 baru tercatat 1 artikel. Walaupun jumlahnya relatif kecil dibanding indeks lain, WoS tetap menjadi indikator penting dalam menilai kualitas riset karena hanya jurnal dengan seleksi ketat yang terindeks di sana.

Sementara itu, data dari Garuda, portal nasional yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menunjukkan pergerakan yang lebih dinamis. Pada tahun 2021 terdapat 163 artikel, kemudian melonjak menjadi 243 artikel di tahun 2022. Meskipun sedikit menurun pada 2023 (230 artikel), tren positif berlanjut di 2024 dengan 247 artikel, dan pada 2025 tercatat sementara 70 artikel. Angka ini menegaskan bahwa publikasi nasional dosen UIN KHAS Jember memiliki basis kuat di jurnal-jurnal lokal dan nasional terakreditasi.

Dalam kategori Google Scholar, produktivitas dosen UIN KHAS Jember tampak sangat tinggi. Tahun 2021 mencatat 990 artikel, kemudian meningkat menjadi 1.077 artikel di 2022, dan mencapai puncak pada 2023 dengan 1.212 artikel. Meski pada 2024 terjadi sedikit penurunan menjadi 1.137 artikel, jumlah tersebut tetap menunjukkan konsistensi publikasi tinggi. Tahun 2025, dengan 464 artikel, diperkirakan akan terus bertambah hingga akhir tahun.

Dari sisi pertumbuhan tahunan, indeks Scopus menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 28,6% pada tahun 2023, sebelum mengalami penurunan kecil pada 2024. Penurunan pada 2025 sebesar 41,1% belum dapat diartikan sebagai tren negatif karena data masih berlangsung. Garuda menunjukkan pertumbuhan tertinggi pada 2022 dengan kenaikan 49%, sedangkan Google Scholar mengalami pertumbuhan moderat namun stabil di atas 8–12% antara 2022–2023.

Perbedaan volume antarindeks juga mencerminkan karakteristik publikasi. Google Scholar mencakup berbagai jenis tulisan ilmiah seperti artikel prosiding, laporan penelitian, hingga buku ajar, sehingga jumlahnya jauh lebih besar. Garuda mendominasi publikasi nasional yang berasal dari jurnal-jurnal lokal, sementara Scopus dan WoS berfungsi sebagai barometer publikasi internasional bereputasi yang menilai mutu riset berdasarkan peer review dan sitasi global.

Secara keseluruhan, capaian tertinggi publikasi terjadi pada tahun 2023 di hampir semua indeks. Tahun tersebut dapat dianggap sebagai puncak produktivitas riset UIN KHAS Jember. Lonjakan ini diduga merupakan hasil dari program strategis lembaga seperti pelatihan penulisan artikel internasional, pemberian insentif publikasi, serta kolaborasi penelitian dengan universitas luar negeri.

Dari keseluruhan data dan tren yang ada, jelas bahwa UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember berada pada jalur positif dalam mengembangkan tradisi riset dan publikasi ilmiah. Meski masih ada ruang perbaikan, khususnya dalam memperkuat publikasi Scopus dan WoS, capaian hingga 2024 menunjukkan fondasi riset yang kuat. Dengan konsistensi, dukungan kelembagaan, dan kolaborasi internasional yang intensif, UIN KHAS Jember berpotensi menjadi salah satu pusat riset terkemuka di Indonesia Timur dalam beberapa tahun ke depan. (Husnan)


Tag : Pendidikan

Diposting Pada : 6 November 2025, 15:04 | Oleh : Moh. Dasuki
Dilihat : 261