LP2M UIN KHAS Jember Kukuhkan Kolaborasi Mahasiswa dan Dosen melalui Penandatanganan Kontrak Penelitian dan Pengabdian 2025

Jember, Senin, 28 April 2025 – Bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 LP2M UIN KHAS Jember, para calon peneliti dan pelaksana pengabdian kolaboratif mahasiswa-dosen tahun 2025 secara resmi melakukan penandatanganan perjanjian pelaksanaan kerja bersama PPK LP2M. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi akademik antar sivitas akademika.
Dalam sambutannya, Ketua LP2M UIN KHAS Jember, Dr. Zainal Abidin, M.Si, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus pemberdayaan masyarakat.
"Penandatanganan kontrak ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjunjung tinggi tridarma perguruan tinggi, khususnya di bidang penelitian dan pengabdian. Melalui kolaborasi ini, kami yakin tercipta inovasi dan solusi nyata yang dapat menjawab tantangan lokal maupun nasional, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat," ungkap Dr. Zainal.
Ia juga menekankan pentingnya semangat, integritas, dan komitmen dalam seluruh tahapan kegiatan. “Kegiatan penelitian dan pengabdian kolaboratif ini harus dijalankan dengan penuh dedikasi untuk menghasilkan output dan outcome yang berkualitas. Kepada semua pihak yang terlibat, mari jadikan kegiatan ini sebagai pijakan menuju kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan lembaga, bangsa, dan kemanusiaan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian, Dr. Moh. Dasuki, M.Pd.I, turut menyampaikan apresiasi kepada 10 peneliti dan 3 pelaksana pengabdian yang telah sampai pada tahap ini. Ia menekankan pentingnya keseriusan mahasiswa dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.
“Saya berharap mahasiswa lebih serius lagi saat terjun ke lapangan, agar mereka mendapatkan banyak pengalaman dan wawasan, terutama dalam menggali data, berkomunikasi dengan informan, serta menganalisis data secara mendalam. Begitu juga bagi mahasiswa pengabdian, keterlibatan aktif di masyarakat akan menjadi bekal penting dalam membangun kapasitas akademik dan sosial mereka,” tutur Dr. Dasuki.
Salah satu peserta, Lailul Fuad Iwan Fawazir dari Fakultas Syari'ah, turut membagikan pengalamannya. Ia mengaku proses awal pra-penelitian penuh tantangan, mulai dari penyusunan proposal yang masih perlu banyak perbaikan. Namun, baginya, pengalaman tersebut sangat berharga untuk menambah wawasan dan keterampilan kepenulisan ilmiah.
"Meski banyak tantangan, proses ini sangat bermanfaat. Menambah ilmu baru tentang penyusunan proposal dan meningkatkan kesiapan diri untuk proyek-proyek akademik ke depan. Pengalaman ini jelas tidak sia-sia," ujar Lailul dengan penuh semangat.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya karya-karya ilmiah berkualitas serta program pengabdian berbasis kebutuhan riil masyarakat, sekaligus memperkuat budaya akademik kolaboratif di lingkungan UIN KHAS Jember.(Zn)
Tag :