Gelorakan Harmoni, Puluhan Sekolah Se-Jawa Timur Serbu Ajang Film Pendek Moderasi Beragama UIN KHAS Jember

Media Center – Gelombang
kreativitas pelajar di Jawa Timur tengah berada di puncaknya. Pusat Moderasi
Beragama LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember berhasil memantik
antusiasme generasi muda melalui ajang Lomba Film Pendek Moderasi Beragama.
Hingga saat ini, puluhan sekolah dari berbagai daerah telah memastikan diri
untuk ikut bersaing menyuarakan pesan damai melalui lensa kamera.
Bukan sekadar kompetisi lokal,
ajang ini telah menjadi magnet bagi pelajar lintas wilayah. Tercatat,
partisipasi telah menjangkau 16 kabupaten/kota di Jawa Timur, meliputi:
- Wilayah Tapal Kuda & Sekitarnya: Jember,
Banyuwangi, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo (Kota & Kabupaten).
- Wilayah Mataraman & Tengah: Kediri, Ngawi,
Malang, Mojokerto, Jombang.
- Wilayah Pantura & Madura: Tuban, Lamongan,
Gresik, Pamekasan, dan Sampang.
Sederet institusi pendidikan
ternama telah resmi mendaftarkan tim terbaik mereka. Beberapa di antaranya
meliputi SMK Pesantren Terpadu Mojokerto, MA Al-Asy’ari Jombang, SMA Assa’adah
Gresik, SMKN 5 Malang, MAN 3 Ngawi, hingga perwakilan tuan rumah seperti SMKS
Maknaul Ulum dan MA Al-Qodiri Jember. Kehadiran sekolah-sekolah dari ujung
barat hingga ujung timur Jawa Timur ini membuktikan bahwa kesadaran akan
pentingnya toleransi telah merata di kalangan pelajar.
"Ini bukan sekadar angka
pendaftar, tetapi cerminan kesadaran kolektif pelajar dalam merawat harmoni.
Kami menyediakan wadah bagi ide-ide segar mereka agar keberagaman tidak lagi
dipandang sebagai pemecah, melainkan kekuatan pemersatu," ujar Dr. Shoni Rahmatullah
Kapus Moderasi Beragama LP2M UIN KHAS Jember.
Ajang ini didesain sebagai ruang
bagi Generasi Z untuk menunjukkan peran aktif mereka dalam isu
sosial-keagamaan. Film pendek dipilih sebagai medium karena sifatnya yang
dinamis dan efektif dalam menyampaikan pesan-pesan moral secara visual kepada
masyarakat luas.
Panitia kembali mengimbau sekolah-sekolah yang belum mendaftar untuk segera mengambil peran dalam ajang ini. Kesempatan ini merupakan wadah bagi pelajar guna membuktikan bahwa kreativitas mereka dapat menjadi pilar perdamaian bagi bangsa. Harap dicatat, batas akhir pendaftaran administrasi adalah 30 April 2026.
Dr. H. Shoni
Rahmatullah Amrozi, M.Pd.I.
Kepala Pusat
Moderasi Beragama
Tag : Berita Terkini