Bersama Kapus Penelitian, Mahasiswa dari Negeria Belajar Metode Penelitian

Media Center LP2M – Semangat
kolaborasi akademik lintas negara kembali terlihat dalam kegiatan pembelajaran
metode penelitian yang menghadirkan mahasiswa internasional dari Negeria.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh Kepala Pusat Penelitian LP2M UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Dr. Dasuki, M.Pd.I, yang
memberikan pembekalan komprehensif mulai dari dasar-dasar hingga praktik
penyusunan riset ilmiah. Kegiatan dikemas secara santai dalam nuansa cangkruan di Gasebu, samping Kantor LP2M UIN KHAS
Jember, pada Jumat (20/2/2026).
Dalam suasana
yang hangat dan interaktif, mahasiswa dari Negeria diajak memahami pentingnya
penelitian sebagai pondasi pengembangan ilmu pengetahuan. Kapus Penelitian
menegaskan bahwa setiap karya ilmiah harus diawali dengan perencanaan yang
matang, mulai dari penentuan masalah, penyusunan kerangka teori, hingga teknik
pengumpulan dan analisis data.
“Penelitian
bukan hanya sekadar memenuhi tugas akademik, tetapi menjadi sarana untuk
menjawab persoalan nyata di masyarakat,” ujar Kapus Penelitian dalam
pemaparannya.
Salah satu
mahasiswa Negeria, Muhammad Jamilu Hasan, tampak antusias mengikuti
kegiatan tersebut. Ia tidak hanya mendapatkan materi teoritis, tetapi juga
berdiskusi langsung mengenai contoh-contoh penelitian yang relevan dengan
bidang masing-masing. Kegiatan ini sekaligus membuka ruang pertukaran
perspektif antara mahasiswa lokal dan internasional.
Jamilu
mengungkapkan bahwa pengalaman ini sangat berharga. “Saya belajar bagaimana
menyusun penelitian secara sistematis dan memahami konteks sosial budaya yang
berbeda. Ini sangat membantu untuk memperluas wawasan saya,” tuturnya dalam
bahasa Inggris.
Selain itu,
kegiatan ini menjadi wujud komitmen LP2M dalam mengembangkan jejaring akademik
global sekaligus meningkatkan kualitas riset mahasiswa. Ketua LP2M, Dr. Zainal Abidin, M.Si, menambahkan,
“Harapannya, mahasiswa mampu mengimplementasikan metode penelitian
yang telah dipelajari dalam karya ilmiah yang berkualitas dan berdampak luas.”
Melalui
kegiatan ini, semangat kolaborasi dan pertukaran ilmu lintas negara semakin
menguat, sekaligus menegaskan bahwa penelitian merupakan bahasa universal yang
menyatukan para akademisi di seluruh dunia.
Kontributor : Media
Center LP2M
Editor : Moh. Nor Afandi
Tag : Berita Terkini